Kekasihku...
Hari ini aku
telah menyelesaikan ujian hari ke-3ku.
Ternyata hukum
ke-3 Newton memang berpengaruh
Pada hati, dan
pikiranku saat mengerjakan soal.
Aksi-reaksi
negatif, yang membuat dua jiwa berbeda
Memiliki besar
yang sama, namun berbeda arah.
Sudah begitu banyak
usaha, gaya, energi, dan daya
Yang telah kita
kalkulasi selama ini.
Entah itu searah,
membentuk sudut atau bahkan berlawanan arah.
Kita berhasil
melawan kesesatan inersia,
Dan memproteksi
cinta kita dengan mempertahankan equilibrium.
Aku tidak perduli
apa kata Blaise Pascal dan Isaac Newton
Yang mendesign
gaya dan tekanan cinta kita.
Biarlah kita yang
memberi usaha pada struktur cinta kita sendiri
Asalkan tekanan
cinta kita seoptimal 2x10^16 N/m2
Dan serendah
rendahnya 10^18 N/m2
Sayangku...
Aku akan terus
mentransfer panas asmara kita.
Tak peduli apakah
itu secara konduksi, konveksi atau radiasi.
Tak peduli apakah
itu melalui gelombang transversal atau longitudinal
Melalui gelombang
elektromagnetik atau mekanik.
Aku akan terus
mencari medium,
Untuk kelangsungan
merambatnya asmara kita
Dan melewati
setiap ruang hampa,
Dengan hukum
archimedes, hukum snellius, hukum pascal atau bahkan,
Hukum newton.
Maafkan aku, jika
resonasi cintaku belum begitu kuat.
Maafkan aku, bila
cintaku masih berupa gelombang mekanik,
Dan belum
menemukan Medium yang pas,
Untuk perambatan
cinta kita.
Maafkan aku, bila
tekanan cintaku belum seideal hukum newton,
Maaf aku, bila
usaha, gaya dan energi cintaku
Belum memenuhi
syarat hukum konservasi mekanik.
Tetapi aku akan
terus memberi konsentrasi osmosis,
Pada konsentrasi
cinta kita
Semoga dengan
begitu,
Cinta kita akan
menjadi Membran selektif parmeabel,
Agar cinta kita
dapat bertahan lebih lama.
Aku menyayangimu seperti
ketergantungan,
Antara gelombang mekanik dengan mediumnyaSalam sejahtera,
Dari seorang pelajar berumur 14 tahun, duduk dibangku SMP,
terlalu terpengaruh inersia dalam belajar.

